Hantu Ini Gagal Takuti Pengunjung

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tidak Sopan Usir Pengamen, Pelanggan Ini Marahi Pemilik Warung

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

MALANGTODAY.NET – Di Kota Malang terdapat sebuah pemakaman umum yang terkenal sangat angker yaitu Makam Pepen. letaknya di Jalan Raya Malang – Kepanjen. Makam tersebut sudah ada sejak jaman dahulu, konon tiap tahunnya sering memakan tumbal, bahkan jalan yang berada di depan makam tersebut sering terjadi kecelakan mistis.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, May 1, 2017

Berhembus Isu Pelatih Persiba Dipecat, Ini Komentar Arema FC


MALANGTODAY.NET – Pelatih Arema FC tidak mau ikut campur dengan urusan dapur rumah tangga lawannya. Pasalnya, berhembus kabar pelatih Persiba Balikpapan, Timo Scheunemann akan dipecat jika kalah dari Arema FC.

“Saya tidak mengurus tim lain. Saya fokus kepada tim sendiri saja,” kata Aji saat ditanya terkait hal itu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, Timo mengaku belum mendengar kabar tersebut dari jajaran manajemen Persiba Balikpapan. Justru, ia terlihat santai tanpa ada tekanan menanggapi hal tersebut.

“Saya hanya dengar dari media, bahwa kalau Persiba sampai kalah lagi, saya dipecat. Dari manajemen saya tidak mendengar,” katanya saat konferensi pers jelang laga kontra Arema FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (30/4).

Meski demikian, dia mengaku pasrah jika kabar tersebut memang benar adanya. Namun ia masih meyakinkan publik Balikpapan karena timnya memiliki potensi karena tidak berada dipapan bawah.

“Saya menyerahkannya kepada manajemen. Kalau misalnya dipecat, ya saya legawa. Tapi percaya sama saya, kami hanya sulit diawal saja. Semua pihak harus lebih tenang karena tim ini ada potensi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kekalahan Persiba dalam dua pertandingan terakhir, disinyalir membuat posisi Timo terancam. Kekalahan tersebut diterimanya saat menghadapi Persija Jakarta dengan skor 0-2 dan kalah dari Perseru Serui 2-1.(yog/zuk)

The post Berhembus Isu Pelatih Persiba Dipecat, Ini Komentar Arema FC appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2oP4f6I

Arab Saudi Tangkap 46 Orang Pelaku Serangan Masjid Nabawi


MALANGTODAY.NET – Para pelaku penyerangan yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri mematikan di Masjid Nabawi, kota suci Madinah, Arab Saudi tahun lalu berhasil ditahan oleh pihak keamanan setempat.

Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan telah menahan 46 anggota sel yang ditengarai merupakan anggota ISIS pada Minggu (30/4).

Para tersangka, yang terdiri atas warga negara asing dan warga Saudi, ditahan di pelabuhan kota sebelah barat Jeddah.

Sebelumnya, tiga pelaku bom bunuh diri dan dua anggota pasukan keamanan tewas dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di masjid dan makam Nabi Muhammad, yang merupakan salah satu situs agama tersuci.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan juga tidak ada pernyataan resmi dari kementerian dalam negeri yang menyalahkan kelompok tertentu.

Kelompok ISIS, yang berbasis di Irak dan Suriah, telah melakukan serangkaian aksi serangan bom dan penembakan di Arab Saudi sejak pertengahan 2014 membunuh sejumlah orang, kebanyakan dari para korban kejahatan mereka adalah kaum Muslim Syiah yang merupakan minoritas di negara itu dan para petugas keamanan. Demikian dikutip dari Antara.(idm)

The post Arab Saudi Tangkap 46 Orang Pelaku Serangan Masjid Nabawi appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2qoeSuB

Mayoritas UMK Tak Terpenuhi Oleh UKM


MALANGTODAY.NET – Upah minimum kota (UMK) di Kota Malang hampir setiap tahunnya selalu menjadi perhatian khusus. Dalam catatan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) provinsi Jawa Timur, kebanyakan keluhan berasal dari perusahaan makanan dan minuman kecil.

Kakorwil II Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur, Hery Suprapto mengatakan keluhan para buruh sejauh ini berasal dari industri makanan dan minuman ringan. Pasalnya, usaha skala kecil yang ada di Kota Malang tersebut kebanyakan tak dapat memenuhi gaji karyawannya sesuai standart UKM.

“Berdasarkan survei, karena industri makanan minuman tersebut merupakan padat karya yang membutuhkan tenaga banyak tapi keuntungannya tak seberapa,” katanya, Senin (1/5).

Selain itu, lanjutnya, industri kecil tersebut juga kalah jauh dengan perusahaan snack skala nasional yang cakupan dan pasarnya lebih besar. Setiap hari, produksinya pun banyak, berbeda dengan industri mamin asli Kota Malang yang hanya ramai menjelang hari raya Idul Fitri dan hari besar saja.

“Untuk jumlah karyawannya, per perusahaan ada puluhan, tidak sampai ratusan,” tambah Hery.

Sementar apabila ada perusahaan nakal yang mampu membayarkan upah sssuai UMK dan tak mematuhinya, maka perusahaan yang bersangkutan akan dikenai sanksi. Sanksi berupa hukuman pidana paling sedikit satu tahun dan paling lama empat tahun.

“Ada denda juga, minimal Rp 100 juta dan paling tinggi Rp 400 juta,” jelasnya.

Dia menyebutkan, sebelum memberi sanksi, perusahaan yang bersangkutan terlebih dulu akan diberi peringatan sampai dua kali. Namum apabila sudah diberi peringatan dan belum mau memenuhi, maka tindakan tegas akan dilakukan.(pit/zuk)

The post Mayoritas UMK Tak Terpenuhi Oleh UKM appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2pmT1VR

PKL Raup Untung Berlipat saat Demo Hari Buruh


MALANGTODAY.NET – Aksi demonstrasi ratusan buruh dan mahasiwa dalam memperingati May Day di Bundaran Tugu Kota Malang, dimanfaatkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk meraup keuntungan.

Bahkan mereka sudah menjajakan dagangan itu sejak dua jam menjelang aksi yang dilakukan oleh Front Pejuang Buruh Indonesia (FPBI) beserta mahasiswa. Seperti yang dilakukan Nala (60), penjual cilok yang tinggal di Jalan Muharto Kota Malang.

“Saya tadi jam 7 pagi sudah geser kesini karena diusir Satpol PP dari Patung Singa (Depan Stasiun Kotabaru). Katanya jam 9 sampai jam 12 ada demo, akhirnya kesini,” katanya saat ditemui MalangTODAY.

Menurutnya, kalau ada acara-acara besar seperti demo, keuntungannya melonjak hingga tiga kali lipat. Tiap harinya ia mengaku mengeluarkan modal Rp 150 ribu dengan keuntungan yang didapat hingga 4 kali lipat jika habis.

“Modal saya untuk jualan Rp 150 ribu. Kalau sepi biasanya hanya dapat Rp 200 ribu, tapi kalau banyak acara-acara seperti ini bisa dapet Rp 600 ribu. Alhamdulillah dengan demo ini banyak yang beli,” ungkap pria asal Madura itu.

Selain dari Bundaran Tugu, rencananya ia akan berjualan di sekitaran Stadion Gajayana karena ada pertandingan antara Persiba Balikpapan melawan Arema FC.

“Habis ini ke stadion biar cepat habis,” jelasnya.

Dari pantauan MalangTODAY, sebagian dari demonstran itu terlihat memburu jajanan yang disajikan para pedagang di sisi timur Bundaran Tugu. Mereka terlihat membeli dagangan yang dijajakan seperti cilok, es puter dan bakso.(yog/zuk)

The post PKL Raup Untung Berlipat saat Demo Hari Buruh appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2pmwRD5

Serikat Buruh Kota Malang Tuntut UMK Naik, Ini Tanggapan Disnakertrans


MALANGTODAY.NET – Permintaan serikat buruh dalam Mayday kali ini kembali menuntut kenaikan upah minimum kota (UMK). Mereka meminta, agar UMK naik menjadi Rp 2,6 juta dari yang awalnya sebesar Rp 2,2 juta.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kota Malang, Yudhi Ismawardi menyebutkan, setiap tuntutan yang disampaikan sudah pasti akan ditindak lanjuti, dengan catatan ada kesepahaman dan kesepakatan nilai diantara dua belah pihak. Selain itu, juga perlu dilakukan berbagai kajian baru.

“Mereka hanya menuntut upah naik, tapi tidak menyebutkan angkanya tadi,” katanya pada Media, Senin (1/5).

Menurutnya, kenaikan upah memjadi kebijakan dari tim pengupahan. Di mana di dalamnya terdapat berbagai elemen, mulai dari serikat buruh itu sendiri, pemerintah, para pengusaha, hingga lembaga sosial masyarakat (LSM).

Sementara tolok ukur kenaikan itu sendiri, lanjutnya, harus dilakukan dengan melakukan berbagai kros cek. Seperti kebutuhan pokok, cost, hingga nilai kontrak bagi masing-masing buruh.

“Kalau pengusaha setuju, kita akan mengusahakan juga. Tapi saat ini, UMK Kota Malang sudah mendekati angka normatif,” tambahnya.

Berdasarkan pemantauan Disnakertrans, menurutnya saat ini sebanyak 80 persen perusahaan di Kota Malang telah menggaji karyawannya sesuai UMK. Sedangkan sisanya, masih sesuai dengan kesepakatan yang dibuat oleh perusahaan dan pegawainya sendiri.

“Kalau ada perusahaam yang nakal, maka akan kami laporkan kepada pihak provinsi. Karena sekarang sudah bukan jadi wewenang kami untuk melakukan penindakan langsung,” urai Yudhi.(pit/zuk)

The post Serikat Buruh Kota Malang Tuntut UMK Naik, Ini Tanggapan Disnakertrans appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2qk4zdL

Setelah May Day, Polisi Amankan Arema Day


MALANGTODAY.NET – Anggota Kepolisian Polres Malang Kota nampaknya harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, selain mengamankan aksi hari buruh atau disebut May Day, hari ini (1/5) kepolisian mengamankan Arema Day atau pertandingan laga Arema FC.

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan MHum mengungkapkan pada hari ini jumlah personil yang diturunkan cukup besar dalam mengamankan jalannya demonstrasi buruh maupun pertandingan sepak bola.

“Untuk hari ini sekitar 2/3 dari kekuatan yang ada kita turunkan untuk bertugas,” kata Hoiruddin.

Lanjutnya, untuk menjaga keamanan itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan TNI maupun Pemda. Hal ini mengingat keterbatasan personil yang dimiliki dan juga untuk saling bersinergi dengan instansi lain.

“Tentu kita juga perlu berkoordinasi dengan jajaran samping seperti TNI dan Pemda. Untuk demo buruh, anggota kita sekitar 600 personil. Tentu kalau digabungkan maka bisa mencapai seribu lebih,” ungkap Mantan Pamen Densus 88 itu.

Sementara itu, pertandingan sepak bola antara Persiba Balikpapan dan Arema FC yang digelar di Stadion Gajayana, personil gabungan yang berjaga berkisar 750 personil.

“TNI Polri tentu bersinergi akan hal itu. Mudah-mudahan nanti teman-teman dari Aremania maupun Aremanita membantu kita dalam masalah keamanan ini,” jelasnya.

Seperti diketahui, demo buruh yang berlangsung di dua titik yakni di Alun-alun dan Bundaran Tugu Malang berakhir pukul 12.30 WIB. Kemudian personil kepolisian langsung bergerak menuju Stadion Gajayana guna mengamankan berlangsungnya pertandingan yang digelar pukul 18.00 WIB.(yog/idm)

The post Setelah May Day, Polisi Amankan Arema Day appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2pmgiqZ

Polda Metro Jaya Larang Aksi Buruh Dekati Istana Kepresidenan


MALANGTODAY.NET – Massa yang merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day dilarang petugas Polda Metro Jaya untuk mendekati Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/5).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menjelaskan pelarangan tersebut merupakan standart operasional prosedur.

“Jadi sesuai standar operasional prosedur kita sudah melaksanakan dan kita bagian dari pemerintah untuk mengamankan masyarakat,” ujarnya.

Argo mengungkapkan Polri juga menganalisa data intelijen sehingga massa tidak diperbolehkan mendekati Istana Kepresidenan.

Polda Metro Jaya menentukan tiga lokasi kumpul buruh yang merayakan May Day di Jakarta yakni Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Gedung DPRD DKI Jakarta dan Istana Kepresidenan.

Menurut Argo, buruh tidak menyampaikan pemberitahuan aksi jalan kaki itu namun massa langsung kumpul pada tiga lokasi itu.

Berdasarkan pemberitahuan, jumlah buruh yang akan merayakan Hari Buruh Sedunia itu sekitar 20.000 hingga 30.000 orang.

Selain di Jakarta, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menyebutkan buruh juga akan menggelar kegiatan sosial di Stadion Bekasi (Jawa Barat) dan Tangerang (Banten). Demikian dikutip dari Antara.(idm)

The post Polda Metro Jaya Larang Aksi Buruh Dekati Istana Kepresidenan appeared first on MalangTODAY.

http://ift.tt/2pz2CcP