Hantu Ini Gagal Takuti Pengunjung

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tidak Sopan Usir Pengamen, Pelanggan Ini Marahi Pemilik Warung

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

MALANGTODAY.NET – Di Kota Malang terdapat sebuah pemakaman umum yang terkenal sangat angker yaitu Makam Pepen. letaknya di Jalan Raya Malang – Kepanjen. Makam tersebut sudah ada sejak jaman dahulu, konon tiap tahunnya sering memakan tumbal, bahkan jalan yang berada di depan makam tersebut sering terjadi kecelakan mistis.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, May 1, 2018

Usai Rumahnya Digeledah KPK, Begini Pernyataan Eks Wabup Malang


Dhimas Fikri

MALANGTODAY.NET – Kediaman mantan Wakil Bupati Malang periode 2010-2015, Achmad Subhan digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penggeledahan itu buntut dari kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek di Kabupaten Mojokerto yang menyeret Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa. Tim dari KPK menggeledah rumah Subhan pada, Kamis (26/4).

Baca Juga: Jadi Korban Pembegalan, Warga Tumpang Dirawat di RSSA

Subhan sendiri kini berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut. Subhan kemudian membeberkan perihal dirinya turut diperiksa KPK dalam kasus Bupati Mojokerto tersebut.

“Saya tidak tahu posisi saya sebagai apa, cuma saya yang memang mengenalkan Suhawi dengan pihak (Dinas) Perijinan. Dan itupun kami datang secara resmi, bukan by telepon, datang resmi, prosedur apa yang harus dilakukan oleh PT Protalindo dalam hal ini Suhawi,” kata Subhan, Selasa (1/5).

Suhawi merupakan pegawai di PT Protalindo. Dan PT Protalindo merupakan salah satu dari dua perusahaan yang diduga memberikan suap dan gratifikasi kepada Mustofa Kamal Pasa.

Baca Juga: Buntut Kasus Bupati Mojokerto, Rumah Mantan Wabup Malang Digeledah KPK

Mustofa disangka menerima uang suap sebesar Rp 2,7 miliar dalam pemberian izin pembangunan menara telekomunikasi di Mojokerto tahun 2015.

Hingga saat ini, selain Mustofa, KPK telah menetapkan tiga tersangka, diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mojokerto, Zainal Abidin, serta dua dari swasta, Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Infrastructure (Tower Bersama Group), Ockyanto, dan Direktur Operasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) Onggo Wijaya.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor    : Endra Kurniawan

The post Usai Rumahnya Digeledah KPK, Begini Pernyataan Eks Wabup Malang appeared first on MalangTODAY.

https://ift.tt/2HFR815

Jadi Korban Pembegalan, Warga Tumpang Dirawat di RSSA


Rahmat Mashudi Prayoga

MALANGTODAY.NET –  Ahmad Irwanto (35), warga Jalan Marto Utomo RT. 07 / RW. 16, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang harus dilarikan ke UGD RS Saiful Anwar setelah menjadi korban pembegalan yang terjadi pada Minggu (30/4) malam.

Baca Juga: Buntut Kasus Bupati Mojokerto, Rumah Mantan Wabup Malang Digeledah KPK

Sebelum peristiwa itu terjadi, korban melajukan motornya dari arah selatan ke utara. Saat melintas di Jalan Polehan, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tiba – tiba ada 3 orang berboncengan motor Vega R memepet korban.

Selanjutnya, salah satu pelaku yang diperkirakan berusia belasan itu menyabet korban dengan senjata tajam (sajam). Korban pun langsung menangkis tangan, hingga  berakibat luka parah dibagian tangan dan perut.

Mengetahui ada korban dengan kucuran darah, warga sekitar melakukan pertolongan. Sementara para pelaku diketahui sudah melarikan diri dan sepeda motor Honda Beat milik korban gagal dicuri.

Beberapa saat kemudian, anggota Kepolisian Polsek Blimbing dan Reskrim mendatangi ke lokasi dan mengejar para pelaku. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Inilah Kronologi Pengejaran Residivis Ranmor Sebelum Diamankan di Sawojajar

“Dari pihak korban, hingga saat ini belum ada laporan. Kami menghimbau untuk laporan. Namun saat ini tetap dalam lidik,” jelas Kapolsek Blimbing, Kompol Slamet Riyadi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (1/5).


Reporter: Rahmat Mashudi Prayoga
Editor    : Endra Kurniawan

The post Jadi Korban Pembegalan, Warga Tumpang Dirawat di RSSA appeared first on MalangTODAY.

https://ift.tt/2I4xGuj

May Day, Komunitas Grab Bagikan Bunga di Alun-alun Kota Malang dan Batu


Rahmat Mashudi Prayoga

MALANGTODAY.NET – Peringatan May Day atau Hari Buruh, ternyata juga diperingati oleh Komunitas driver online yang tergabung dalam Grab Bikers Ngalam (GBN).

Dalam kesempatan ini, mereka melakukan aksi bagi-bagi bunga kepada masyarakat yang berada di Alun-alun Kota Batu dan Alun-alun Kota Malang, selain off bid atau mogok kerja.

Baca Juga: Buntut Kasus Bupati Mojokerto, Rumah Mantan Wabup Malang Digeledah KPK

Korlap aksi, Doi Nuri mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sikap simpatik terhadap masyarakat yang tidak bisa menggunakan jasa ojek online khususnya GRAB.

“Profesi kami sangat vital, hampir seluruh element masyarakat terbantu dan termudahkan dengan hadirnya transportasi online, tapi mereka hari ini tidak bisa mendapatkan kenyamanan itu karena kami sepakat off bid,” katanya.

Baca Juga: Inilah Kronologi Pengejaran Residivis Ranmor Sebelum Diamankan di Sawojajar

Hal serupa juga di sampaikan oleh Samsul Bahri. Menurut penggagas komunitas GBN ini, pengorbanan mereka pada hari ini ditujukan kepada pihak aplikator agar lebih memahami kondisi sebenarnya driver di jalanan.

“Kami bertaruh nyawa kapanpun, tetapi bonus harian semakin hari semakin diturunkan. Ini sangat mencekik buat kami,” papar pria berkumis lebat itu.


Reporter: Rahmat Mashudi Pryoga
Editor    : Endra Kurniawan

The post May Day, Komunitas Grab Bagikan Bunga di Alun-alun Kota Malang dan Batu appeared first on MalangTODAY.

https://ift.tt/2jnJ9qR

Buntut Kasus Bupati Mojokerto, Rumah Mantan Wabup Malang Digeledah KPK


Dhimas Fikri

MALANGTODAY.NET – Kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek di Kabupaten Mojokerto yang menyeret Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa ternyata berbuntut panjang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim penyidik dari komisi antirasuah itu, setidaknya mulai 23 hingga 27 April, telah menggeledah sejumlah tempat dalam pengusutan kasus tersebut. Ada 31 tempat di tiga daerah, Mojokerto, Surabaya, dan Malang yang digeledah KPK.

Baca Juga: Inilah Kronologi Pengejaran Residivis Ranmor Sebelum Diamankan di Sawojajar

Di Malang, penyidik KPK, salah satunya menggeledah kediaman milik mantan Wakil Bupati Malang periode 2010-2015, Achmad Subhan. Subhan sendiri berstatus sebagai saksi.

“Yah, mungkin kan saya sebagai saksi. Sebagai saksi kan memang dibutuhkan data-data, atau apapun itu yang berhubungan dengan saya, dengan kasus yang dibicarakan sekarang,” ujar Subhan, Selasa (1/4).

Dari penggeledahan di kediaman Subhan, tim penyidik KPK membawa sejumlah barang dan dokumen.

“Satu, ada baju batik pendek. Sama satunya, UKL UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan-Upaya Pemantauan Lingkungan, red) itu dari konsultan, itu saja,” sambungnya.

Baca Juga: Sama-sama Asem, Sayur Asem Betawi dan Jawa Berbeda Lho!

Ditanya terkait pemeriksaan lainnya, Subhan mengaku sama saat diperiksa sebagai saksi pada tahun 2017 lalu.

“Sama seperti ketika kami diperiksa di KPK dulu, di tahun 2017,” tandasnya.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor    : Endra Kurniawan

The post Buntut Kasus Bupati Mojokerto, Rumah Mantan Wabup Malang Digeledah KPK appeared first on MalangTODAY.

https://ift.tt/2rbm6Ec

Inilah Kronologi Pengejaran Residivis Ranmor Sebelum Diamankan di Sawojajar


Rahmat Mashudi Prayoga

MALANGTODAY.NET – Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri membenarkan adanya penangkapan kedua residivis curanmor di Jalan Raya Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (30/4) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Naasnya, sebanyak 7 orang menjadi korban tabrak lari tersangka yang mengendarai mobil Xenia sewaan nomor Polisi N 671 BW, saat peristiwa pengejaran.

Baca Juga: Peringatan May Day di Kota Malang, Keluhkan Upah Murah Hingga Tenaga Kerja Asing

Kedua tersangka yakni Agus (37), warga Desa Jatigui, Kecamatan Sumber Pucung, Kabupaten Malang dan Rizky (26), warga Jalan Sampeyang, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Barang bukti yang diamankan yakni satu mobil sarana kabur, kunci T, motor milik korban dan satu motor hasil pengembangan.

“Tersangka sempat menjadi sasaran amuk warga, sebelum digelandang ke Mapolresta Malang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asfuri, sapaan akrabnya, beberapa saat lalu.

Informasi yang dihimpun MalangTODAY.net sebelumnya, ada para pengemudi Gojek yang ikut mengejar mobil pelaku sejak dari Jalan Letjen Sutoyo – Jalan WR Supratman – Jalan Mahakam – Jalan Ciliwung – Jalan S Priyosudarmo – Jalan Sulfat, hingga berhenti di depan SDN Sawojajar 1.

Saat melintasi rute – rute tersebut, mobil yang dikendarai pelaku melukai para pengendara jalan lain, karena pada waktu itu, kondisi jalan macet dan pelaku mengemudikan mobil dengan melawan arus. Meski sempat keluar dari mobil dan melarikan diri, para pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh polisi.

Baca Juga: SPBU Buring Mulai Diresahkan Peminta Sumbangan

“Sebelum itu para tersangka sempat menikmati sabu di kawasan Kalisari. Tapi karena ingin membeli lagi tapi tidak ada uang, akhirnya mengambi motor warga di Jalan Lahor, Kecamatan Blimbing sebelum kepergok warga dan diteriaki maling,” tutur Kapolresta.


Reporter: Rahmat Mashudi Prayoga
Editor    : Endra Kurniawan

The post Inilah Kronologi Pengejaran Residivis Ranmor Sebelum Diamankan di Sawojajar appeared first on MalangTODAY.

https://ift.tt/2jjngJq