
MALANGTODAY.NET – Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin.
Bagi Anda yang mungkin awam dengan uang virtual atau Bitcoin pasti bertanya-tanya apakah penggunaan uang ini aman dan bagimana cara mendapatkanya.
Anda dapat mendapatkan bitcoin dengan cara membeli dan mining. Untuk membeli bitcoin dapat dilakukan di exchanger-exchanger seperti bitcoin.co.id (indonesia), mtgox (US & Jepang), dan btcchina.com (China).
Setelah mengerti apa itu Bitcoin, Anda pasti dibuat penasaran apakah membeli Bitcoin akan menguntungkan. Tidak ada yang bisa memastikan, namun media yang meliput menyebabkan antusiasme akan bitcoin di mana-mana akan menciptakan demand yang sangat tinggi.
Dikutip dari bitcoin.co.id, banyak orang terutama para geek di dunia IT mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi mata uang dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi.
Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchanger. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Anda jika komputer terjangkit virus.
Sistem bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri. Kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai tanpa cacat.
Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.
Mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 itu memiliki berbagai macam fitur yang menarik, diantaranya;
Transfer instant secara peer to peer.
Peer-to-peer artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi, dibagi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan.
Transfer ke Mana Saja
Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja dalam hitungan detik, kapanpun dan darimanapun . Berbeda dengan emas, pengiriman uang dengan Bitcoin bisa terjadi hanya hitungan detik dengan bermodalkan sebuah perangkat pintar smartphone.
Minim Biaya Transfer
Biaya pengiriman Bitcoin bisa gratis, namun untuk mempercepat transaksi, biasanya akan dikenai potongan biaya sekitar 500 – 3,000 rupiah dari dompet Bitcoin, tidak peduli berapa jumlah uang yang dikirimkan.
Transaksi bersifat irreversible.
Artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan. Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali.
Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous.
Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat, namun kita tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut.
Pengguna Bitcoin bebas memberitahukan maupun menyembunyikan namanya. Namun tetap saja semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik meski identitasnya disembunyikan.
Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah
Bitcoin yang menggunakan database Blockchain tidak dikontrol oleh suatu pihak. Sangat terbuka untuk umum sehingga mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain.
Bitcoin yang menggunakan database Blockchain tidak dikontrol oleh suatu pihak, melainkan sangat terbuka untuk umum sehingga mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain.
Seluruh transaksi tercatat secara live, transparan, dan tersebar ke jutaan server. Mereka yang ingin mengubah atau memalsukan data transaksi Bitcoin, harus meretas jutaan server tersebut di saat yang bersamaan.
Jumlahnya terbatas
Ternyata Bitcoin tidak begitu banyak, suplai mata uang virtual itu hanya akan ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia. Sistem penciptaan Bitcoin yang terus berkurang setiap 4 tahun sekali ini menyerupai sistem ekonomi berdasarkan deflasi dan dengan makin terbatasnya supply bitcoin, harga bitcoin cenderung naik.
The post Apakah Bitcoin Aman dan Bagaimana Cara Mendapatkanya? appeared first on MalangTODAY.
http://ift.tt/2rc5Weo





0 comments:
Post a Comment