Tuesday, November 27, 2018

Gubernur Koster: Jangan Lagi Kampanye Dua Anak Cukup. Usahakan Empat atau Lima


Endra Kurniawan

MALANGTODAY.NET – Gubernur Bali, Wayan Koster akan menghentikan program Keluarga Berencana (KB) di Bali. Koster akan menggantikan KB ala pemerintah menjadi KB ala Bali. Jika KB pemerintah berslogan Dua Anak Cukup, KB ala Bali  yaitu empat anak cukup.

Selain slogan yang berbeda, Koster juga memberikan kepanjangan sendiri untuk KB. Menurut Koster, KB adalah Keluarga Berkualitas. Usulan penghentian KB Dua Anak Cukup ini dikarenakan alasan adanya defisit penduduk di Bali.

BACA JUGA: Nama Tol Bali Mandara Diubah, Jejak Kerja Pejabat Terhapus?

“Karena salah program itu itu. Di Bali juga secara konstan kekurangan penduduk,” ujar Gubernur Bali, Wayan Koster dilansir dari Baliexpress.jawapos.com (27/11/2018).

Sebelumnya, Bali merupakan salah satu daerah yang berhasil menerapkan KB bahkan hingga mendapat penghargaan. Namun hal ini dirasa kurang berarti jika Bali akan kekurangan penduduk.

“Bali dapat penghargaan kertas (piagam), kal anggon gene kertase to, paling dimakan rayap (mau dipakai apa kertas itu, paling dimakan rayap). Bali sudah kurang penduduk,” tegasnya lagi.

Koster juga mengungkapkan adanya KB Dua Anak ini membuat warga Bali berdosa terhadap leluhur. Sebab beberapa nama warga Bali akan hilang. Dengan hanya dua anak, maka hanya ada enam nama Bali yang dominan.

BACA JUGA: 42 Tahun Tanpa Renovasi, Pagar Lapas Ini Dibiarkan Hingga Miring

Sebagaimana diketahui bahwa ragam nama untuk anak pertama adalah Wayan, Gede, dan Putu. Kemudian ragam nama untuk anak kedua adalah Made, Kadek, dan Nengah.

Sedangkan nama Nyoman untuk anak ketiga dan Ketut untuk anak keempat akan semakin jarang ditemukan. Harapannya dengan KB ala Bali ini, nama khas Bali kembali lengkap.

“Jadi mesti bisa lagi, Wayan, Made, Nyoman dan Ketut. Dosa kita sama leluhur, kita hilangkan itu. Jangan mau malah vasektomi, aduhh bodonya,” tukas Koster.

BACA JUGA: Asal Usul Terbentuknya Pulau Bali, Dari Legenda Hingga Penelitian Ilmuwan

Mengenai jumlah anak, Koster meminta warganya untuk mengusahakan jumlah anak sebanyak empat atau lima anak.

“Empat, empat kalau bisa. Kalau umur lewat nggak bisa nikah sudah tua seperti saya. Tidak bisa nambah menjadi empat, ya tidak masalah. Yang penting jangan diwajibkan dua, jangan lagi kampanye dua anak cukup. Usahakan empat, lima atau enam,” imbuhnya.


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

The post Gubernur Koster: Jangan Lagi Kampanye Dua Anak Cukup. Usahakan Empat atau Lima appeared first on MalangTODAY.

https://ift.tt/2FGbze0

0 comments:

Post a Comment